by

Berantas Buta Huruf Quran, Ketua Al-Washliyah Sumut Terima Kunjungan RQV

Medan– Ketua Pengurus Wilayah Al-Jam’iyyatul Washliyah Sumatera Utara, Dedi Iskandar Batubara menerima kunjungan RQV Indonesia Cabang Kota Medan Sumatera Utara di Kediamannya Jalan Garu II, Sabtu (10/7/2021).

Dalam kesempatan ini, Ketua PW Al-Washliyah menyoroti tentang masih banyaknya masyarakat yang buta huruf Al-Quran.

“Data Kementerian Agama 65% masyarakat Indonesia terpenjara dalam buta huruf Al Qur’an, ini menjadi bukti rendahnya tingkat pendidikan agama masyarakat khususnya pendidikan Al Qur’an,” ujarnya.

Dedi Iskandar mewanti-wanti data tersebut bisa terus bertambah jika tidak ada gerakan memberantas buta huruf Al Qur’an.  “Kita berharap RQV menjadi solusi bagi pemberantasan buta huruf Al Qur’an di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang RQV Indonesia Kota Medan, Muhammad Chizri Irfan, S.Pd memperkenalkan bahwa lembaga mereka sangat konsen dalam pendidikan Al-quran khususnya anak usia pasca PAUD.

“Alhamdulillah sejauh ini sudah berdiri 51 RQV Indonesia di Kota Medan dengan Guru berjumlah 200 orang dan total santrinya sejumlah 1600 anak,” jelasnya.

Dalam tahapan selanjutnya, Irfan melanjutkan, dari ribuan santri di Kota Medan akan dipilih yang terbaik untuk melanjutkan pendidikan di tingkat pusat.

“Di pusat kita ada RQV buat anak yatim,  Tahfizul Quran dan juga akademi. Maka di sana mereka akan menghafal Quran dan diberikan skill agar sekembalinya mereka bisa menghasilkan uang sendiri,” ungkap Irfan.

Mendengar hal tersebut, Dedi Iskandar sangat mengapresiasi pergerakan RQV dalam pendidikan Alquran. Anggota DPD RI itu pun mengungkapkan Al-Washliyah siap bekerjasama dalam membantu program-program pendidikan Alquran.  Apalagi RQV memiiki metode tersendiri yang memudahkan anak-anak dalam membaca dan menghafal Alquran.

Kunjungan dihadiri oleh Direktur Program RQV Indonesia Fania Vivi, Kepala cabang RQV kota medan Muhammad Chizri Irfan, SPd,  Kepala Jaringan RQV kota Medan Abdul Hafiz, Koordinator ibu sahabat Qur’an kota Medan Hajidah Siagian, Tim marketing Ustadz Saidi dan Saidah Hasibuan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed