oleh

Camat Kanigoro Blitar Terjaring OTT Pungli Sertifikat Oleh Saber Pungli

-Hukum-321 views

LMC] Jawa Timur-Blitar Kapolres Blitar menunjukkan barang bukti OTT yang diduga melibatkan camat

Blitar Oposisi, _ MH, Camat Kanigoro Kabupaten Blitar ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT). Dia ditetapkan tersangka terkait pungutan liar (pungli) biaya pemecahan sertifikat tanah.

Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha mengatakan, tim Saber Pungli Polres Blitar melakukan OTT Camat Kanigoro bersama seorang Kasi Kecamatan Kanigoro berinisial S, di kantor Kecamatan Kanigoro, Kamis (18/10/2018) kemarin.

“Tim saber pungli telah mengamankan seorang oknum camat berinisial MH dan seorang Kasi berinisial S. OTT ini terkait dengan pengurusan pecah sertifikat tanah,” kata Anissullah M Ridha, Jumat (19/10/2018).

Anissullah M Ridha menjelaskan, OTT ini berawal dari laporan beberapa warga yang merupakan saudara kandung korban, yang sedang mengurus pecah sertifikat tanah milik orang tuanya. Mereka mengaku telah dimintai tarikan uang sebesar Rp 15 juta, yang tidak sesuai peraturan dari pengurusan surat tanah.

Laporan tersebut ditindak lanjuti tim saber pungli. Padahal sebagaimana diatur dalam PP Nomor 53 tahun 2010 dalam pengurusah pecah sertifikat tanah tidak dipunggut biaya apapun.

“Kedua pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan kasus sudah kami naikan ke tahap penyidikan,” imbuh Kapolres Blitar.

Tersangka dikenakan pasal 12 huruf e UU RI nomor 20 tahun 2001 perubahan UU RI nomor 31 th 1999 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara paling lama 20 tahun atau denda minimal Rp 200 juta  paling besar 1 Miliar.

“Selain uang tunai, petugas juga mengamankan sejumlah dokumen yang digunakan untuk pecah sertifikat tanah,” pungkas Kapolres Blitar. [Zul]

Komentar