oleh

Team WASEV Meninjau Pelaksanaan TMMD Ke 103 Tahun 2018 Kodim 0424 Tanggamus

-Umum-28 views

LMC] Lampung-Tanggamus Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Markas Besar  TNI yang dipimpin Kolonel Laut S Zakaria Girsang dan Letkol Laut KH Marzuki, meninjau pelaksanaan TMMD ke 103 Tahun 2018 Kodim 0424 Tanggamus, di Pekon Argopeni, Kecamatan Sumberejo.

Selain Tim Wasev turut juga Tim Pendamping yang terdiri dari, Letkol Inf. Dhebok Sumantoko (Pabandya Wanwil Sterdam Pangdam II/Swj), Letkol Inf. Sahnun Hasibuan (Kasiter Korem 043/Gatam), dan Mayor Inf. Asrin (Pasiter Korem 043/Gatam).

Tim Wasev disambut oleh Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi’I, S.Ag., bersama Dandim 0424 Tanggamus Letkol (Arh) Anang Hasto Utomo, SIP, M.Han. Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, S.Sos., Kabagren mewakili Kapolres Tanggamus Kompol. Misbahudin, Pabung 0424 Mayor Czi. Ganda Tarius, Kasdim 0424 Mayor Inf. Suhada Erwin, Ka Lapas Kota Agung Sohibur Rachman.A.Md.S.Sos, BPN Tanggamus Darman HS, Kadis PMD Idham Khalid, Kadis Kominfo Sabaruddin, Kadis PPKB Edison, Kadis PPA Destamrini, Ka.Kantor Kesbang Ajpani, Camat Sumberejo Ahmad Ngalim, para Pasi dan Danramil Kodim 0424 Tanggamus.

Mengawali penyambutan Tim Wasev disambut dengan kesenian Reog Ponorogo, bahkan Ketua Tim dan Wakil Bupati Tanggamus diarak oleh rombongan Reog dengan menaiki Kepala Reog ke lokasi penyambutan.

Kegiatan dimulai dengan pemaparan progress TMMD oleh Dandim 0424 selaku Dansatgas TMMD Letkol (Arh). Anang Hasto Utomo, SIP, M.Han., kepada Tim Wasev dan Tim Pendamping.

Dalam paparan tersebut Dandim menyampaikan bahwa TMMD Ke 103 tahun 2018 wilayah Kodim 0424/Tanggamus berlangsung selama 30 hari dari tanggal 15 Oktober 2018 s/d 14 November 2018 dengan sasaran pembangunan fisik berupa pembangunan sarana dan prasarana yang menyentuh kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat, dalam bentuk :  Pembangunan dan Pengerasan Badan Jalan dengan Onderlagh dengan ukuran P 1211 M X L- 3 M X 0,15.  Pembangunan Jembatan dengan ukuran P = 6 M X L = 4 M X T = 2m.  Pembangunan 9 unit Gorong-gorong Buis beton.

Pembangunan 1 unit Gorong-gorong Plat Decker Panjang 4m Lebar 1m.  Normalisasi Badan Jalan Panjang 680m, Lebar 3m. dan  Pembukaan Badan Jalan Panjang 460m, Lebar 3m.

Adapun kegiatan non fisik, adalah kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan mental spiritual atau kejuangan guna menumbuhkan kesadaran masyarakat, yang meliputi : Pelayanan Pengobatan Gratis.   Pelayanan KB- Kesehatan. Penyuluhan Kesadaran Hukum dan Kamtibmas.   Penyuluhan Bela Negara. Penyuluhan Bahaya Narkoba. Penyuluhan tentang Wawasan Kebangsaan. Kegiatan Kemah Bakti Pramuka.  Pemutaran Film Penerimaan Prajurit TNI. Penyuluhan Perternakan dan Perkebunan. Lomba Lukis Tingkat TK dan SD. Pelayanan KTP anak, Akte dan KTP Elektronik Pasar Murah.

Pelayanan Sim C dan Sim E.  Memberikan bantuan mesin jahit. Memberikan Bantuan Alat Olah Raga” paparnya.

Selanjutnya Ketua Tim Wasev Kolonel Laut S Zakaria G dalam sambutannya menyampaikan, bahwa maksud kedatangannya adalah dalam rangka melaksanakan perintah Bapak Kasad Jenderal TNI. Mulyono selaku Penanggung jawab Operasional TMMD. Guna melihat secara langsung bagaimana pelaksanaan TMMD di lapangan untuk mendapatkan saran/masukan sebagai Bahan Evaluasi untuk Perbaikan TMMD yang akan datang” terangnya.

Beliau menerangkan TMMD telah berjalan selama 38 tahun, diawali pada tahun 1980 ketika pertama kali digagas oleh Jenderal M.Jusuf. Pada saat itu masih bernama ABRI Masuk Desa (AMD). Program AMD berfokus pada pembangunan Masyarakat di perdesaan.

Desa dipilih sebagai objek pembangunan, karena desa memiliki peran yang penting dalam pembangunan Nasional.Termasuk didalamnya sebagian besar penduduk Indonesia tinggal di desa, sehingga desa merupakan pertahanan terakhir dalam pertahanan perkembangannya menjangkau ke daerah-daerah terpencil dari terpelosok, daerah perbatasan dan daerah kumuh perkotaan Negara maupun daerah yang dilanda Bencana.

Beliau juga mengajak masyarakat untuk bergotong royong dan saling membantu dalam pelaksanaan TMMD.,” tutupnya. [Zairi/**]

Komentar

News Feed