oleh

Bupati Bekasi di Duga Terima Suap Proyek Meikarta Lippo Group

LMC, Jakarta- Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif melakukan Konferensi Pers terkait OTT sejumlah pejabat Pemkab Bekasi, Senin malam (15/10/2018). di Kantor KPK, dari 10 orang yang diamankan terdiri dari tiga kepala dinas serta satu mantan kepala Dinas, swasta termasuk konsultan dari proyek meikarta. Dalam konferensi Pers Laode Muhammad Syarif di dampingi Juru Bicara KPK Febriyansyah, mengungkapkan sejumlah dugaan pelanggaran tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh mereka yang diamankan KPK dari minggu siang sampai Senin pagi, sejumlah kepala Dinas yang di amankan diduga menerima suap terkait proses perizinan proyek Meikarta Lippop Group. Katanya.

Kepala Dinas yang di tangkap yakni, Kepala Dinas PUPR ( J ) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran,( SMN), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Pelayanan Terpadu ( JT), ( T) Swasta Konsultan Lippo Group, (SDP) Swasta Konsultan Lippo Group, ( HJ) Pegawai Lippo Group, AB Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi, ( S) Kepala Bidang Penerbitan Bangunan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Pelayanan Terpadu, (K) Pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Pemkab Kabupaten Bekasi, (D) Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Bekasi. Ungkapnya.

Menurut,” Laode terkait dengan Bupati Bekasi, NNY saat ini sedang dalam perjalanan menuju Kantor KPK, Bupati diduga menerima suap yang berkenaan dengan proses perizinan Proyek Meikarta dan sejumlah proyek yang ada di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bekasi,”tegas Laode.

Selain itu KPK menghimbau kepada pihak terkait dengan OTT ini untuk tidak melakukan perusakan barang bukti dan minta kooperatif,” katanya.
Total KPK telah mengamankan 9 orang di Bekasi dan 1 orang di Surabaya. ( Edi)

Komentar