oleh

Pemilu 2019 bukan pemilu yang ringan eskalasi rawan

LMC] Jawa Barat-Bandung Ketua Badan Pengawas Pemilu Jawa Barat, Abdullah Dahlan Mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna mencegah praktik money politik dan pelancakan transaksi non – tunai, serta barang bukti dan pemilu 2019 bukan pemilu yang ringan, selain serentak Pilpres juga Pileg,”ucap Abdullah.

Hal tersebut disampaikannya ketika dihubungi Lintasmediacyber via whatspp, Jumat (12/10/2018).Dikatakan dia,”Pemilu saat ini diikuti 16 kontestan partai politik, dan merupakan moment untuk membangkitan semangat kebangsaan. Lebih lanjut menurut,” Abdullah kita akan terus mengawasi politik uang yang berkedok bantuan, sumbangan keagamaan dan Bawaslu akan konsisten menciptakan Pemilu yang berintegritas,”tuturnya.

Jangan melakukan kampanye cepat menanam dan cepat memetik dengan cara politik uang. Abdullah Dahlan, juga mengharapkan Jawa Barat dapat menciptakan Pemilu yang berkualitas dan berintegritas sehingga bisa menjadi barometer dan referensi nasional,” tegasnya.

Untuk mewujudkan itu semua kita sudah mulai melakukan sosialisasi Peraturan Bawaslu No 7 (Per Bawaslu) terkait pengawasan kampanye, dana kampanye serta penindakan pelanggaran serta sentra Gakumdu dalam kampanye partai politik (Parpol) 2019,”ucap Ketua Bawaslu yang akrab sama insan media ini. Kita semua punya kewajiban melahirkan pemilu yang jujur dan adil, masih banyak masyarakat yang mengkhawatirkan situasi saat Pilkada 2018 yang lalu terualang di Pemilu 2019,” tutupnya. Dari penelusuran Lintasmediacyber.com kepada masyarakat banyak yang berharap pemilu yang akan datang berjalan dengan baik, salah seorang warga masyarakat,” Irna mengungkapkan pemilu yang berkualitas akan tercipta seandainya semua peserta pemilu mematuhi aturan main yang sudah di tetapkan,”ujarnya. [Edi]

Komentar