oleh

Kadisdik dan PGRI Jabar Akan Surati Presiden Joko Widodo terkait Permenpen RB No. 36 tahun 2018

LMC] Jawa Barat-Bandung- Kadisdik Propinsi Jawa Barat dan PGRI akan melayangkan surat kepada Presiden Joko Widodo dan Mentri Pendidikan terkait revisi peraturan Menpan RB No 36 Tahun 2018, Tentang pembatasan usia CPNS.Hal tersebut di dorong atas tuntutan dari guru honorer yang menentang Peraturan Menpan tersebut.

Kadisdik Jabar, Ahmad Hadadi mengatakan kita melalui PGRI akan mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo agar merevisi ketentuan Calon PNS khusus tenaga honorer yang telah lama mengabdi ini sebagai upaya memberikan apresiasi kepada mereka,” ungkap Ahmad, ketika ditemui Lintasmediacyber.com di ruang kerjanya, Senin 24/9/2018.

lebih lanjut menurut Dadi sapaan akrabnya, sekarang ini batas usia CPNS adalah 35 tahun, bagi usia diatas tersebut tidak bisa di terima seharusnya ada dispensasi bagi yang sudah mengabdi seperti honorer ini, karena ada yang sudah puluhan tahun mengabdi inilah yang harus kita perjuangkan,”tegasnya. Ketika dimintai tanggapanya mengenai maraknya demo yang di lakukan tenaga honorer, Dadi menilai itu hak setiap warga negara selagi di laksanakan dengan cara yang baik, santun serta sesuai aturan yang berlaku, selama itu pula tidak menjadi masalah, ini kan alam demokrasi,”Imbuhnya.

Honorer silahkan melakukan aksinya, tapi jangan lupa kewajibanya, istilahnya hak diperjuangkan tapi jangan lupa diri, Dia juga menilai kehadiran guru honorer sangat membantu proses belajar mengajar, dan saat ini tercatat ada 22 ribu guru honorer yang mengajar di tingkat, SMA, SMK, SLB negeri tersebar diseluruh Jawa Barat,” pungkasnya. [Edi]

Komentar