oleh

Kematian Zainudin Warga Putra Aji II Masih Jadi Misteri

LMC|Lampung – Pada hari selasa tanggal 10 juli sekitar jam 16:00 wib warga Putra aji II yang bernama (Zainudin/DIN) 40 tahun telah di tangkap dan dibawa oleh anggota Polisi yang mengaku dari polda Lampung tanpa perlawanan dan dalam keadaan sehat wal’afiat atas tuduhan pelaku tindak pidana menjual dan menyimpan Narkoba jenis Sabu.

Namun jelang 16 jam kemudian semenjak korban ini di bawa dari kediamannya oleh anggota yang mengaku dari polda tersebut pihak keluarga tidak mengetahui dari pihak mana yang menangkap karna penangkapan tersebut tidak di sertai surat penangkapan lalu keesokan harinya di kabarkan telah meninggl dunia.dan yang menjadi pertanyaan pihak keluarga penyebab kematian korban belum ada kejelasan yang pasti untuk sementara penjelasan dari pihak rumah sakit Bahyangkara bandar lampung terhadap keluarga bahwa korban mengalami “jantungan”

Menurut keterangan istri korban, Rita saat di wawancara wartawan lintasmediacyber.com di kediamannya, Kamis (12/07/2018), “awal nya suami saya sedang makan di dapur rumah saya lalu tiba tiba datang 4 mobil pribadi yang lansung berhenti di depan rumah saya dan mereka semua turun mengelilingi rumah saya ada beberapa orang yang masuk dari pintu depan dan menangkap suami saya yang sedang makan kemudian langsung di geledah semuanya dan di foto oleh orang orang yang mengaku polisi itu dan suami saya di ikat terus di tuntun meraka di bawa masuk ke mobil. Setelah itu saya tidak tau lagi kabar berita suami saya dan sekita jam 09:00 WIB saya mendapat kabar dari teman suami saya bahwa suami saya sudah meninggal dunia dan saya sok karna sepengetahuan saya suami saya tidak melakukan perlawanan apa apa dan hari itu suami saya dalam keadaan sehat wal’afiat,” papar Rita.

Masih di tempat dan waktu yang sama adik kandung pelaku Rosi mengatakan. “Banyak kejanggalan atas kematian kk saya karna ditubuhnya tidak di temukan luka tembak melainkan memar dan biru di sekujur tubuhnya telinga sebelah kiri memar biru lehernya patah dan pangkal hidung nya juga patah menurut keterangan dokter rumah sakit Bhayangkara yang menangani nya kk saya terkena penyakit jantung. Tapi hingga hari ini hasil visum rumah sakit dan surat penangkapan atas tuduhan terhadap kk saya belum kami terima.jadi sampai hari kami blm tau polisi dari mana yang menangkap kk saya,” ujar Rosi.

Sementara pihak rumah sakit bayangkara saat akan di komfirmasi tentang apa penyebab kematian korban dan siapa yang membawa korban ke rumah sakit oleh wartawan lintasmediacyber.com, Rabu (11/07/2018) mengatakan, ” kami tidak bisa memberi keterangan kepada siapapun selain keluar,” kata dokter yang menangani. [Herwandi]

Komentar