oleh

TMMD 102 Tahun 2018 Dibuka, Berikut Kegiatan Yang Menjadi Sasaran Kodim 0115 Simeulue

LMC|Simeulue – Komando Distrik Militer (Kodim) 0115 Simeulue menggelar upacara pembukaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 102 dilapangan bola kaki Desa Kenangan Jaya Kecamatan Salang, Selasa (10/7/2018).

Kegaiatan TMMD 102 yang mengusung tema “TNI Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial” tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Simeulue, Erli Hasyim, M.I.Kom selaku Inspektur upacara ditandai dengan penyerahan alat kerja secara simbolis kepada 3 perwakilan dari TNI, Polri dan masyarakat.

Upacara pembukaan TMMD 102 ini dihadiri Wakil DPRK Simeulue, Fardinan, Ketua Pengadilan Negeri Sinabang, Hamzah Sulaiman, SH, Kajari Sinabang, Jamaluddin, SH, Wakapolres Simeulue, Kompol Rusman Sinaga, Wadan Lanal, Ketua MAA, MPD, unsur Forkopimda, para kepala SKPK, para Camat, Persit Kartika Candra Kirana, Bhayangkari, aparat Desa dan seluruh masyakat desa Kenangan Jaya.

Dalam sambutannya, Bupati Simeulue mengucapkan terimakasih kepada Dandim 0115 beserta seluruh prajurit TNI dan seluruh masyarakat Desa Kenangan Jaya yang telah berkerja dan bersinergi dalam menyukseskan kegiatan TMMD 102 di Simeulue.

“Saya ucapakan terimakasih kepada Dandim 0115 Simeulue, seluruh prajurit TNI dan masyarakat Desa Kenangan Jaya yang telah menyukseskan TMMD 102 di Simeulue”, ujarnya.

Dandim 0115 Simeulue, Letkol Inf Awang Danurto, S.Sos selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD 102 menyampaikan laporannya kepada Bupati Simeulue selaku Inspektur upacara bahwa TMMD dilaksanakan berdasarkan surat telegram Pangdam Iskandar Muda nomor ST/20/2018 dan surat telegram Danrem 012 Teuku Umar nomor ST/194/2018 tentang agar melaksanakan TMMD Regional ke-102 selama 30 hari dalam rangka membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah, melaksanakan giat serbu teritorial, mewujdkan ketahanan wilayah yang tangguh dan terpelihara serta meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Selanjutnya, Dandim juga menyampaikan yang menjadi dasar pelaksanaan TMMD 102 di Simeulue adalah program kerja dan anggaran Kodim 0115 Simeulue tahun anggaran 2018 bidang teritorial.

“Pelaksanaan TMMD 102 dipusatkan di Desa Kenangan Jaya Kecamatan Salang selama 30 hari yaitu dari tanggal 10 Juli hingga 8 Agustus 2018 dengan 2 sasaran kegiatan, pertama sasaran fisik berupa, pengingakatan jalan sepanjang 1.600 meter x 9 meter, penerobosan jalan sepanjang 4.000 x 9 meter, pembuatan jembatan kayu sebanyak 12 unit”, lapor Dandim.

“Pembuatan jembatan kayu yang 12 unit tersebut, terdiri dari, pembuatan jembatan berukuran 12 x 6 meter sebayak 2 unit, jembatan 8 x 6 sebanyak 1 unit, jembatan 4 x 6 sebanyak 2 unit, jembatan 3 x 6 sebanyak 4 unit dan jembatan 2 x 6 sebanyak 3 unit”, sambung Dandim.

Sementara untuk sasaran nonfisik, masih dalam laporan Dandim, terdiri dari Bakti Sosial berupa pengobatan massal, donor darah dan KB kesehatan. Selanjutnya, penyuluhan Wasbang/bela negara, penyuluhan kesehatan, penyuluhan pertanian, penyuluhan perkebunan, penyuluhan hukum dan penyuluhan narkoba.

Di akhir laporannya, Dandim menyebutkan, jumlah personel Satgas TMMD 102 sebanyak 150 orang terdiri dari personel SSK, 91 orang, Yon Zipur IM, 7 orang TNI AL, 2 orang, TN AU, 2 orang, Polres, 12 orang, unsur Pemda, 16 orang dan unsur Kodim 0115 Simeulue, 25 orang.

Setelah upacara selesai, Dandim dan Bupati Simeulue beserta Forkopimda meninjau lokasi penerobosan jalan yang akan menjadi sasaran TMMD 102. Di kesempatan itu, Bupati dan Kajari Sinabang mencangkul jalan yang menjadi sasaran sebagai tanda dimulainya secara resmi kegiatan sasaran penerobosan dan peningkatan jalan.

Sebelumnya, kegiatan bakti sosial berupa pengobatan massal, donor darah dan KB kesehatan juga telah dimulai secara terpusat di lapangan bola kaki desa Tamon Jaya.

Saat diwawancarai awak media, Dandim 0115 Simeulue, Letkol Inf Awang Danuarto mengatakan, peningkatan dan penerobosan jalan yang dilakukan bertujuan untuk mempermuda akses transportasi bagi masyarakat, sehingga ekonomi masyarakat dapat meningkat.

“Dengan adanya penerobosan dan peningkatan jalan dari desa Tamon Jaya menuju Sigulai ini, kita harapkan dapat membatu masyarakat terutama dalam hal akses transportasi, sehingga masyarakat dapat terbantu dalam meningkatkan perekonomiannya terutama para petani dan pekebun”, harapnya.

“Jalan yang sudah diterobos sebelumnya, sepanjang 1.600 meter, kita hanya meningkatkan jalan tersebut, sedangkan jalan yang belum diterobos hingga desa Sigulai Kecamatan Simeulue Barat, masih ada 4.000 meter yang belum diterobos, jadi itu kita terobos sampai tujuan, setelah itu nanti untuk meningkatkan jalan dilanjutkan bupati Simeulue”, pungkas Dandim dengan nada tertawa. [**]

 

Komentar