oleh

Gaduh Soal Wewenang, Sekda Simeulue Segera Panggil Kadis KLH

LMC|Simeulue – Sejak pergantian jabatan Kepala Bidang Persampahan Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Simeulue dari Dedi Ridhovin kepada Misrahudin, terus menuai kegaduhan. Pasalnya, jabatan Kepala Bidang (Kabid) Persampahan yang diambil alih Misrahudin tidak diberikan wewenang penuh dalam menangani bidangnya dan masih dikuasai Dedi Ridhovin yang sudah menduduki Kabid Tahura Dinas itu.

Kegaduhan mengenai penyalahgunaan wewenang di tubuh Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (KLH) terjadi sejak Misrahudin resmi dilantik menduduki jabatan Kepala Bidang Persampahan oleh Bupati Simeulue, 6 Maret 2018 lalu hingga sekarang tidak ada penyelesaian dan Kepala Dinas KLH pun tidak ada inisiatif untuk mengatasi persoalan ini.

Kepada lintasmediacyber.com Misrahudin mengatakan, semua urusan terkait penanganan persampahan seperti alat-alat berat, mobil pengangkut sampah dan BBM telah dikuasai dan ditangani Dedi Ridhovin yang seharusnya bukan wewenangnya lagi. “Kami mau berbuat tapi tidak ada lagi yang bisa kami perbuat karna semua urusan di bidang persampahan telah diambil alih Kabid Tahura yang bukan wewenangnya”, ungkap Misrahudin via telepon selulernya.

“Kami bukan tidak mampu untuk melaksanakan tugas, tambah Misrahudin, harusnya dia menyadari itu bukan  kewenangannya bahkan staf di bidang kami semua merasa heran dan tidak tau apa yang harus dikerjakan karena semua wewenang dan keuangan telah diambil Dedi Ridhovin”, Sambungnya.

Saat dikonfirmasi lintasmediacyber.com, Sekretaris Dinas KLH, Jakadir enggan memberikan penjelasan terkait persoalan itu karena menurutnya yang berhak menjelaskannya Kepala Dinas langsung, Ridwan, SP. “Persoalan tersebut alangkah baiknya langsung menhhubungi pak Kadis selaku pimpinan karena kalau saya yang menjelaskan nanti dianggap memfitnah”, jawab Jakadir.

Ditempat berbeda, saat dihubungi lintasmediacyber.com,  Sekda Simeulue, Ahmadliyah mengatakan bahawa pihaknya akan segera memanggil Kepala Dinas bersama kedua Kabid yang bersangkutan untuk menyelesikan persoalan penyalahgunaan wewenang tersebut. “Saat ini saya masih berada di Abdya menuju Simeulue dari Takengon, jika memang itu yang terjadi kita akan panggil Kadis dan masing-masing yang bersangkutan karena persoalan seperti itu menyalahi ketentuan”, tegas Sekda via telepon selulernya.

Hingga berita ini ditayangkan, lintasmediacyber.com sudah berusaha menghubungi Kepala Dinas KLH dan Kabid Tahura, Dedi Ridhovin namun tidak ada jawaban dari mereka. [Redaksi]

Komentar